SUPERVISI AKADEMIK 2021 MIN 6 ALOR
A. Latar Belakang
Keberhasilan pendidikan di madrasah dipengaruhi
oleh banyak faktor, salah satunya adalah keberhasilan kepala madrasah dalam pengelolaan
madrasah yang efektif dan efisien. Untuk mencapai tujuan
pendidikan di madrasah yang di dalamnya termasuk keberhasilan kegiatan belajar mengajar,
tentunya dibutuhkan guru yang professional dan dapat meminimalisasi segala kekurangannya.
Untuk itu dibutuhkan perbaikan secara terus menerus dan salah satunya dengan melakukan
supervisi oleh kepala madrasah.
Kepala madrasah pasti menyadari bahwa tugas mereka cukup berat, dan ketrampilan
yang dibutuhkan cukup kompleks. Bidang pengawasan instruksional bersama Kepala madrasah
dihadapkan pada kebutuhan yang amat penting dalam membantu guru agar dapat berkembang
dengan pesat dalam pengelolaan kelas. Kompleksitas madrasah memaksa begitu banyak
cara yang harus disiapkan guru dalam proses pembelajaran.
Dalam pendidikan dikenal dua tipe supervise atau pengawasan. (1) Supervisi
administratif atau manajerial. (2) Supervisi Akademik
Supervisi Administrasi
/ Manajerial berkenaan dengan efisiensi
internal dari sistem (pendidikan) dan biasanya menyangkut aspek kuantitatif,
memberi jawaban pada pertanyaan mengapa institusi
pendidikan harus berjalan dalam carater tertentu, dan menggunakan secara luas sumber
daya yang tersedia. Komunikasi dan informasi merupakan dua fungsi utama dari tipe
supervise ini. Tipe supervise ini diusung oleh tingkat manajemen yang lebih tinggi
ketingkat manajemen yang lebih rendah, oleh karena itu, derajat dan tekanannya dapat
berbeda. Fungsi supervise administrative / manajerial adalah memicu unsur yang mendukung
dan terkait dengan layanan pembelajaran.
Tipe supervisi lain adalah supervise akademik ( klinis ) atau instruksional yang berkenaan
dengan efektifitas eksternal—biasanya berkenaan dengan aspek kualitatif,
yang memberi jawaban pada pertanyaan bagaimana siswa belajar lebih baik. Dukungan dan evaluasi merupakan dua fungsi utama untuk tipe supervise ini.
Tipe supervise ini secara eksklusif dilaksanakan oleh kepala madrasah atau pengawas
lapangan untuk mengevaluasi hasil kerja guru.
Jadi tujuan supervise akademik adalah meningkatkan mutu pembelajaran. Supervisi
akademik merupakan kegiatan terencana yang ditujukan pada aspek kualitatif madrasah
dengan membantu guru melalui dukungan dan evaluasi pada proses
belajar dan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar.
Selain aspek teori yang disamapiakan tersebut di atas, maka latar belakang pelaksanaan supervise akademik kali ini adalah karena hasil evaluasi supervisi yang dilakukan oleh kepala madrasah pada tahun pelajaran sebelumnya yaitu 2020/2021 ditemukan beberapa kekurangan dan kelemahan yang dilakukan oleh guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas.
Oleh karena itu supervise kali ini merupakan jawaban sekaligus evaluasi serta tindak lanjut dari hasil supervise tahun pelajaran sebelumnya serta mencari solusi terbaik demi perbaikan proses KBM selanjutnya yang dilakukan oleh guru.
B. Tujuan
Supervisi kali ini memilki tujuan agar kepala madrasah
mampu melihat secara konverhensip segala kekurangan dan kelebaihan yang
dilakukan oleh guru-guru baik proses pelaksanaan KBM maupun persiapan
pelaksanaan KMB di dalam kelas atau tempat proses KBM berlangsung. Selain itu,
kegiatan supervise ini memeiliki tujuan untuk melihat dan mengevaluasi
ketercapaian kurikulum dapat terpenuhi atau belum. bagianmana dari kegiatan pelaksanaan
kurikulum yang masih belum sesuai untuk dapat ditingkatkan menjadi sesuai, dan melihat
mana yang sudah sesuai untuk dapat ditingkatkan menjadi lebih sesuai lagi, Jadi
supervise Klinis intinya adalah merupakan kegiatan pembinaan dan perbaikan demi
kemajuan lembaga.
Selain itu, pelaksanaan supervise akademik yang direncanakan kali ini memiliki tujuan untuk melakukan pengamatan dan pembimbingan secara langsung keterlaksanaan kurikulum 2013 dan proses pencapaian kurukulum covid-19 yang telah dilaksanan selama masa pandemic covid-19 dan melangkah pada proses KBM pada era kehidupan baru ( New Normal Learning ), hal ini dilakukan guna mendeteksi hambatan-hambatan dan membantu upaya pemecahan masalah. Mengumpulkan dan menganalisis data yang ditemukan di lapangan untuk menyusun rekomendasi guna perbaikan proses KBM pada waktu-waktu selanjutnya.
C.
Waktu
pelaksanaan
Pelaksanaan
supervisi akademik pada awalnya direncanakan pada awal bulan Agustus 2021
samapai dengan September 2021, namun karena kondisi wabah covid-19 yang
tiba-tiba pada awal tahun pelajaran 2021/2022 kabupaten Alor secara massif maka
akhirnya kegiatan supervise di tunda sampai pada bulan oktober 2021. Namun
kegiatan sueprvisi tetap berjalan sebaimana mestinya seprti yang sudah
diprogramkan sebelumnya. Kegiatan supervise klinis dilakukan dengan tetap
memperhatikan protocol Kesehatan agar penyebaran wabah penyakit covid-19 tidak
menjadikan kegiatan ini sebagai klister baru. Jadwal kegiatan terlampir
SASARAN PELAKSANAAN SUPERVISI
A.
Sasaran
Supervisi
di tujukan masih pada Tenaga Pendidik (guru). Supervise tenaga pendidik didasarkan pada tugas
pokok guru, yaitu :
v Menyusun
program perencanaan pengajaran
v Melaksanakan
kegiatan pembelajaran
v Melaksanakan
evaluasi hasil belajar
v Menganalisis
hasil evaluasi hasil belajar
v Melaksanakan
perbaikan pengembangan pembelajaran/ remedial dan pengayaan / enrichment
v Membimbing
siswa
B.
Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
supervise akademik yang dilakukan oleh Kepala Madarasah ini mendapatkan support serta dibantu oleh 1 guru
yaitu atas nama Saiful Oang,S.Pd. sebagai guru senior atau guru sejawat.
Penyelenggaraan
supervise akademik pada guru-guru MIN 6 Alor Tahun Pelajaran 2021/2022 ini
terlaksana dengan baik karena mendaptkan support juga secara langsung oleh
Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor atas nama Kamarudin, S.Ag. yang telah
melakukan monitoring pelaksanaan supervisi pada MIN 6 Alor tahun pelajaran 2021/2022,
yang berlangsung selama satu pekan.
Dukungan
dan support yang dilakukan oleh Pengawas menajdi motivasi tersendiri bagi kami
dalam pelaksanaan kegiatan supervise kepada guru-guru, karena kami paham bahwa
secara regulasi Pengawas yang telah melakukan monitoring kegiatan supervise kepada
madrasah sesungguhnya bukan merupakan
tanggungjawabnya karena beliau adalah pengawas PAI pada SD/MI bukan pengawas
Madrasah. Namun karena pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor tidak
memiliki Pengawas Madrasah, maka terpaksa pengawas PAI pada sekolah
diperdayakan untuk melakukan kegiatan supervise pada Madrasah juga.
C.
Waktu
dan Jadwal Supervisi
Pelaksanaan
supervise didahului dengan rapat bersama dewan guru dan tenaga kependidikan MIN
6 Alor dan ditetapkan pelaksanaannya pada minggu ke – 2 bulan oktober 2021 dan minggu ke-3 bulan oktober 2021 dengan jadwal
pelaksanaan terampir.
D.
Evaluasi
Evaluasi dalam Supervisi meliputi evaluasi Tenaga Pendidik dengan format supervise masing-masing. (format supervisi terlampir).
Terhadap
Guru
Instrumen
dalam supervise Tenaga Pendidik meliputi:
1.
Instrumen supervise Perangkat Pelaksanaan
Pembelajaran ( RPP )
2.
Instrumen Supervisi Kegiatan Pembelajaran
E.
Hasil
Supervisi
Halis pelaksanaan
supervisi tahap awal dapat dilihat pada tabel berikut:
REKAPITULASI NILAI
SUPERVISI GURU TAHUN PEMBELAJARAN 2021/2022
|
No |
NAMA
GURU/NIP |
HARI/TANGGAL
|
NILAI |
Kualifikasi
|
||||
|
RPP |
PBM |
|||||||
|
SKOR |
NILAI |
SKOR |
NILAI |
RPP |
PBM |
|||
|
1 |
Harlina
Lattu,S.Pd.I 197804252005012004 |
Senin,4-10—2021 |
108 |
90 |
101 |
80,15 |
Baik
|
Baik |
|
2 |
Asma
Bela,S.Pd 5301719188001 |
Rabu,13-10-2021 |
104 |
86,67 |
105 |
83,33 |
Baik |
Baik |
|
3 |
Burhanudin
L. Tamal,S.Pd 5301719188001 |
Kamis,14-10-2021 |
92 |
76 |
103 |
81,78 |
Cukup |
Baik |
|
4 |
Zakaria
Latif,A.Ma 197209221999031001 |
Senin,11-10-2021 |
101 |
84,16 |
97 |
76,98 |
Baik |
Cukup |
|
5 |
Siti
Aminah Jou,S.Pd 50301719185001 |
Senin,11-10-2021 |
99 |
82,5 |
102 |
80,95 |
Baik
|
Baik |
|
6 |
Nuraini
M. Igo,S.Ag 196812312014112009 |
Selasa,12-10-2021 |
81 |
67,5 |
96 |
76,19 |
Kurang |
Cukup |
|
7 |
Saiful
Orang, S.Pd 196902051997031002 |
Senin,18-10-2021 |
117 |
97,15 |
126 |
100 |
Amat
Baik |
Amat
Baik |
|
8 |
Fitriani
Kadir,S.Pd 50301719188002 |
Kamis,
14-10-2021 |
77 |
64,16 |
118 |
93,65 |
Kurang |
Amat
Baik |
|
9 |
Maryanti
Kadir,S.Pd 199503082019032015 |
Sabtu,16-10-2021 |
112 |
93,33 |
119 |
94,44 |
Amat
Baik |
Amat
Baik |
|
10 |
Samsul
Kanu,S.Pd 5547761664200012 |
Kamis,14-10-2021 |
85 |
70,83 |
95 |
75,39 |
Cukup |
Cukup |
|
11 |
Masita
Sibala,S.Pd.I 50301719189001 |
Rabu,13-10-2021 |
82 |
68,33 |
111 |
88,095 |
Kurang |
Baik |
|
12 |
Hajrah,A.Ma 197010181997032001 |
Rabu,13-10-2021 |
95 |
79,16 |
80 |
66,66 |
Cukup |
Kurang |
|
13 |
Murniati
Mustafa,S.Pd 196608202006042004 |
Selasa,12-10-2021 |
103 |
85,83 |
66 |
52,38 |
Baik
|
Sangat
Kurang |
|
14 |
Siti
Marwa Jadi,S.Pd 6449761664210012 |
Selasa,12-10-2021 |
95 |
79,16 |
95 |
75,39 |
Cukup |
Cukup |
F.
Analisis
Hasil Supervisi
Hasil
supervise akademik pada guru-guru MIN 6 jika dilihat dari tahapan kegiatan
supervise, maka dapat penulis analisis sebagai berikut:
1. Dari jumlah guru MIN 6 Alor sebanyak 14 Guru baik PNS maupun Non PNS, maka yang sudah dilakukan supervise sebanyak 14 guru atau dengan prosentase 100%. Guru-guru tersebut semuanya telah mengikuti proses supervise oleh masing-masing supervisor baik oleh Kepala Madrsah sebagai Supervisor Utama, maupun yang dilaklukan oleh Supervisor Guru Senior.
2. Dari
14 guru yang disupervisi terdapat 6 orang guru yang tidak memenuhi nilai
ketuntasan atau standar nilai baik maka direkomendasikan untuk dilakukan
perbaikan atau remedial
G.
Dalam pelaksanaan Supervise Pendidik sudah
sangat sedikit ditemukan kelemahan dan permasalahan guru dalam persiapan kegiatan
pembelajaran. Berikut uraian hal yang ditemukan dalam suvervisi :
Tenaga Pendidik
1.
Persiapan guru dalam aspek administrasi pembelajaran
telah baik namun masih ada beberapa permasalahan kecil yang akan disempurnakan pada
supervise ke-2
2.
Ada beberapa perangkat pembelajaran yang belum
dikembangkan secara baik.
3.
Dalam hal materi belajar di kelas, ada beberapa
guru mengalami kesulitan dalam penyampaian materi, karena kurangya alat peraga.
Seperti contoh materi IPA tentang tumbuhan Jagung di kelas VI.
4.
Sebagian kecil para guru tidak melaksanakan
kegiatan remedial dan pengayaan, itu diketehui belum adanya dokumen pelaksanaan
remedial dan pengayaan oleh guru.
5.
Ditemukan beberapa guru belum menyusun buku
nilai peserta didik.
6.
Dalam hal pelaksanaan pembelajaran di
kelas, guru masih belum maksimal mengelola kelas, ini di tandai dengan guru
sulit mengontrol siswa yang membuat gaduh. Selain itu masih ditemukan guru tidak
menggunakan media papan tulis secara tepat.
7.
Ditemukan masi ada guru yang belum
menggunakan media IT dan media-media lainnya seperti infokus dan laptop.
8.
Masi ditemukan guru mengajar tidak
menguasai materi serta metode dan media yang tidak relevan.
9.
Masi ditemukan guru mengajar tidak sesuai
dengan RPP.
10. Guru
karena terlalu asyik mengajar, lupa melakukan penilaian sikap.
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Pencapaian kualitas Sumber Daya Manusia
(SDM) yang berkualitas hanya dapat di capai melalui pendidikan yang
berkualitas, untuk itu salah satu hal yang harus dilaksanakan adalah evaluasi terhadap
proses penyelenggaraan madrasah dengan melakukan masih sebatas supervise
pendidik (guru) dan dapat disimpulkan beberapa hal yakni :
1.
Masih ditemukan kekurangan dalam penyediaan
buku paket bagi siswa dan buku pegangan guru .
2.
Guru masih lebih mendominasi kegiatan pembelajaran.
3.
Komunikasi antar guru masih bersifat satu arah.
4.
Supervise memberi peluang para guru dapat membagi
pengalaman, saling melengkapi dalam rangka pengembangan potensi diri masing-masing
demi terwujudnya guru yang professional/berkompeten dalam pelaksanaan implementasi
kurikulum 2013 sehingga semua permasalahan baik itu kekurangan maupun kesulitan
dalam pembelajaran dapat dilakukan penyelesaiaannya.
B.
SARAN
Berdasarkan
kesimpulan diatas maka kami menyarankan beberapa hal yang patut mendapat perhatian,
sebagai berikut :
1. Pengadaan
alat peraga dan infocus akan direncanakan dalam pembelanjaan madrasah tahun pelajaran
2021/2022.
2. Diharapkan
guru selalu meningkatkan kemampuan professional dan kemampuan administrasinya.
3. Dalam
pembelajaran diharapkan guru menciptakan suasana yang menyenangkan bagi siswa sehingga
tujuan pembelajaran dapat tercapai.
4. Segala
kekurangan guru dan kesulitan dalam pembelajaran dapat teratasi setelah terlaksananya
supervise.
5. Guru
harus sering-sering mengikuti DIKLAT atau pelatihan yang besifat offline maupun
online.
6. Pengawas
madrasah juga harus sering-sering melakukan monitoring dan supervise kepada
kepala Madarsah dan guru-guru.


0 Comments:
Posting Komentar